Menyimpan Object Menggunakan Save File pada AS400

Apa itu Save File? Save file merupakan salah satu media penyimpanan data selain menggunakan media tape atau optik. Proses penyimpanan object menggunakan save file berarti menyimpan object tersebut ke media internal dari sistem AS400 tersebut. Object save file pada AS400 bertipe File dengan attribute SAVF. Batas masksimum data atau object yang disimpan oleh save file sekitar 2 TB.

Membuat Object Save File

Melalui command line, ketik CRTSAVF (Create Save File) lalu tekan F4=Prompt. Masukkan nama file yang diinginkan dan library dari save file akan dibuat lalu tekan Enter. Akan keluar message File <file_name> created in library <lib_name>.

Menyimpan object ke media Save File

Melalui command line, ketik command SAVOBJ lalu tekan F4=Prompt. Pada halaman save object, buka seluruh parameter dengan tekan F9=All parameters. Berikut paramter yang biasa saya gunakan dalam menyimpan object file ke dalam save file, kemudian tekan Enter.

Penjelasan:

  • Object dan Library – object yang akan dibackup, ketik + untuk membackup lebih dari 1 object.
  • Device – media yang akan dipakai untuk membackup, *SAVF.
  • Object types – tipe object yang akan dibackup.
  • Save File dan Library – lokasi save file yang telah dibuat.
  • Save Active – *LIB, *SYNCLIB dan *SYSDFN jika object yang dibackup sedang digunakan oleh job lain (artikel terkait: Perbedaan LIB dan SYNCLIB).
  • Output – *PRINT untuk mengetahui berhasil atau tidak (spool file QPSAVOBJ).

Note: Jika object berukuran besar, dianjurkan submit SAVOBJ ke batch.

Menampilkan isi Save File

Melalui command line, ketik DSPSAVF <lib_name>/<savf_name> lalu tekan Enter.

Tekan untuk F16=Display Header

Menghapus isi Save File

Melalui command line, ketik CLRSAVF <lib_name>/<savf_name> lalu tekan Enter. Akan keluar pesan Save file <savf_name> in library <lib_name> cleared.

Tinggalkan Balasan